Marah, bingung, stress. Betapa tidak, komputer tiba-tiba menjadi suupeerrr lambat. Data pekerjaan hasil lembur semalaman lenyap entah ke mana, nama file-nya sih masih ada, tetapi ketika dibuka, yang terbuka malah browser yang menampilkan gambar dan foto-foto porno. Barangkali begitulah rasanya ketika komputer kita terinfeksi malware. Setelah sebelumnya kita memahami definisi malware dan gejala-gejalanya, berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika komputer terinfeksi malware:
- Jika Anda mencurigai bahwa komputer Anda telah terinfeksi malware, jangan panik. Tetaplah berpikir jernih. Tanamkan dalam diri anda bahwa data atau sistem komputer anda akan baik-baik saja seperti semula.
- Berhentilah melakukan aktivitas belanja on-line, internet banking, dan aktivitas online lainnya yang meminta anda untuk mengisi nama pengguna, password, dan informasi sensitif lainnya. Beberapa jenis malware dapat mengirimkan informasi pribadi Anda kepada pihak-pihak tertentu.
- Kemudian periksa apakah software keamanan Anda telah aktif dan ter-update. Dalam sebuah komputer yang terkoneksi dengan internet, minimal Anda harus memiliki software keamanan: anti-virus, anti-spyware, dan firewall. Anda dapat membeli software yang terpisah untuk setiap aplikasi tersebut atau software paket (software suite package) yang mencakup software-software ini. Kadang-kadang ketika anda membeli komputer baru yang branded, telah di-bundle dengan software keamanan. Ada yang sifatnya lisensi gratis dalam periode teretentu atau hanya trial version yang tentunya baru akan aktif jika Anda membayar biaya lisensinya. Pada umumnya software keamanan akan melindungi sistem komputer dari ancaman terbaru hanya jika aplikasi tersebut di-update. Oleh karena itu sangat dianjurkan agar mengaktifkan fitur auto update pada software keamanan dan sistem operasi Anda (seperti Windows atau Apple OS).
- Barangkali ketika sedang berinternet anda sering menemukan iklan atau pop-up yang menawarkan scan virus atau anti spyware secara online yang menyatakan bahwa komputer anda telah terinfeksi virus atau spyware? Anda patut berhati-hati karena beberapa malware disebarkan dengan trik ini. Oleh karena itu jangan pernah mencoba membuka atau mendownload software dalam pop-up, iklan atau email terutama yang mengklaim telah men-scan komputer Anda dan menyatakan bahwa komputer Anda terinfeksi malware.
- Lakukan update pada sistem dan software keamanan anda jika memang belum ter-update. Kemudian jalankan untuk men-scan komputer Anda untuk membersihkan virus dan spyware. Hapus semuanya yang teridentifikasi bermasalah. Anda mungkin harus me-restart komputer Anda setelah komputer di-scan agar perubahan diterapkan.
- Jika setelah di-scan ditengarai malware masih bersemayam dalam komputer Anda, langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan software anti-spyware atau anti-virus kedua. Beberapa pakar keamanan komputer menyarankan untuk menginstal satu software untuk yang memberikan real-time protection, dan satu lagi untuk men-scan komputer secara berkala. Perlindungan dua lapis ini dilakukan sebagai cara untuk menghentikan malware yang mungkin menyelinap melewati software pertama.
- Yang terakhir, jika masalah tetap ada setelah langkah-langkah di atas telah anda lakukan, tidak ada ruginya Anda meminta bantuan teknisi komputer atau kenalan anda yang cukup mumpuni dalam memperbaiki komputer yang terkena malware. Buatlah deskripsi singkat masalah pada komputer anda, berupa gejala yang ditampilkan oleh malware. Catatan Anda akan membantu memberikan deskripsi yang akurat kepada rekan atau teknisi dalam usahanya memperbaiki komputer Anda.
- Semoga setelah serangkaian langkah di atas telah anda lakukan komputer anda kembali berjalan normal.
Sumber: http://keepitsafe.iu.edu/
Related posts:


February 24th, 2010
sahlan
Posted in
Tags: